Review Jurnal Filsafat Nasional : Konsep Pemikiran Filsafat Muhammad Iqbal Tentang Pendidikan dan Relevansinya Dengan Pembangunan Karakter Bagi Bangsa Indonesia

Mata kuliah : Filsafat Ilmu
Nama           : Puput Puspita Ningrat
Nim              : 203010702029
Jurusan       : Ilmu Administrasi Negara/A

Review Jurnal Filsafat Nasional
Judul Jurnal : Konsep Pemikiran Filsafat Muhammad Iqbal Tentang Pendidikan dan Relevansinya Dengan Pembangunan Karakter Bagi Bangsa Indonesia
Jurnal : jurnal filsafat
Volume dan halaman : vol.27 No.1, Februari halaman 126-144
Tahun : 2018 
Penulis : Widyastini
Link : www.neliti.com/id/publications/85690/konsep-pemikiran-filsafat-muhammad-iqbal-tentang-pendidikan-dan-relevansinya-dengan-pembangunan-karakter-bagi-bangsa-indonesia 
Reviewer : Puput Puspita Ningrat (203010702029)
A. Latar Belakang
Menurut Muhammad Iqbal, pendidikan seharusnya diarahkan untuk menghidupkan dan menguatkan individualitas manusia serta menemukan dan merevitalisasi sumber-sumber kebudayaan nasional. Maka dari itu, tujuan dari jurnal ini adalah untuk menemukan hal baru dalam pandangan Muhammad Iqbal mengenai pendidikan dan relevansinya dengan pembangunan karakter bagi bangsa Indonesia serta melakukan evaluasi kritis terhadap pemikiran Muhammad Iqbal tentang pendidikan yang terdapat dalam beberapa karyanya.
B. Metode Penelitian
Penelitian yang dilakukan adalah penelitian pustaka berupa pengambilan data dari beberapa literatur atau bahan bacaan dengan menggunakan metode hermeneutika atau metode penafsiran. Pada jurnal ini penulis memaparkan beberapa syair dari Muhammad Iqbal yang apabila kita dapat menafsirkannya maka kita juga dapat memahami isi pemikiran dari Muhammad Iqbal.
C. Teori pembahasan
Muhammad Iqbal meyakini bahwa instuisi sama dengan kemampuan untuk memperoleh pengetahuan lain. Muhammad Iqbal membagi pendidikan dalam dua macam, yaitu pendidikan watak dan pendidikan kreativitas.
Berdasarkan pendidikan watak, Muhammad Iqbal berpendapat bahwa suatu teori pendidikan tidak dapat lepas dari kualitas dan watak manusia ideal. Manusia ideal menurutnya adalah manusia yang hidup dengan baik dan penuh dengan usaha serta perjuangan. Ia juga mengungkapkan jika ingin mengembangkan pendidikan watak, maka hendaknya memilik tiga sifat, yaitu keberanian, toleransi dan faqr (keprihatinan).
Berdasarkan pendidikan kreativitas, Muhammad Iqbal berpendapat bahwa pendidikan yang dijiwai semangat dan cita-cita merupakan sumber inspirasi bagi tata kehidupan sosial dan kebudayaan, maka seharusnya pendidikan bersifat dinamis dan kreatif didasarkan pada kemauan dan kemampuan agar dapat menguasai seni, ilmu pengetahuan, kecerdasan dan kekuatan.
Pendidikan bagi bangsa Indonesia berbasis pada nilai-nilai luhur Pancasila, maka Pancasila adalah pandangan dalam membentuk kepribadian bangsa dalam kepribadian individu.
Berdasarkan hal tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa hakikat pendidikan pemikiran Muhammad Iqbal tentang pendidikan dan relevansinya dengan pembangunan karakter bagi bangsa Indonesia dapat memberikan inspirasi setiap manusia Indonesia agar senantiasa dapat mawas diri terhadap pendidikan yang selama ini dilaksanakan. Sehingga dapat terwujud suasana pendidikan yang sesuai dengan nilai-nilai luhur yang terdapat dalam sila-sila Pancasila, yaitu nilai-nilai moral dan kenegaraan dan nilai-nilai moral keagamaan.
D. Opini Saya dan Kesimpulan
Pada bagian abstrak dipaparkan dengan jelas tujuan dari penelitian yang dilakukan yaitu untuk menemukan hal baru dalam pandangan Muhammad Iqbal mengenai pendidikan dan relevansinya dengan pembangunan karakter bagi bangsa Indonesia. Penulis memberikan penjelasan yang rinci dan urut mulai dari latar belakang pendidikan Muhammad Iqbal hingga konsep berfikir filsafat dari Muhammad Iqbal. Penulis juga menjelaskan dengan detail konsep pendidikan menurut Muhammad Iqbal dengan menggunakan bahasa yang ringan sehingga mudah dipahami dan memaparkan sumber-sumber yang jelas dari setiap penjelasan.
Kekurangan dari jurnal ini ialah penulis terlalu banyak memaparkan syair-syair Muhammad Iqbal yang memerlukan perhatian lebih untuk memahaminya. Selain itu penulis format daftar pustaka dalam jurnal uga terdapat beberapa kesalahan.
Hasil dari penelitian ini adalah pendidikan seharusnya diarahkan untuk menghidupkan dan menguatkan individualitas manusia serta merevitalisasi sumber kebudayaan nasional sehingga menghasilkan aktivitas yang kreatif. Pemikiran Muhammad Iqbal tentang pendidikan dan relevansinya dengan pembangunan karakter bagi bangsa Indonesia dapat memberikan inspirasi setiap manusia Indonesia agar senantiasa dapat mawas diri terhadap pendidikan yang selama ini dilaksanakan, sehingga dapat terwujud suasana pendidikan yang sesuai dengan nilai-nilai luhur yang terdapat dalam sila-sila Pancasila. Karena pada hakikatnya pendidikan yang sesuai dengan karakter bangsa Indonesia adalah pendidikan yang mengutamakan moral keagamaan dan moral kenegaraan dengan mewujudkan keseimbangan antara kebahagiaan material dan spiritual yang berada di wilayah negara kesatuan republik Indonesia yang ber bhinneka tunggal Ika.
E. Kepustakaan
Widyastini. (2017) Konsep Pemikiran Filsafat Muhammad Iqbal Tentang Pendidikan dan Relevansinya Dengan Pembangunan Karakter Bagi Bangsa Indonesia. Jurnal filsafat 27, 126-144.

Postingan populer dari blog ini

Perbandingan Buku "Filsafat Ilmu (Kajian Filosofis Atas Sejarah dan Metodologi Ilmu Pengetahuan) Dengan Buku "Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Ilmu Populer"

Perbandingan Jurnal Nasional "Konsep Pemikiran Filsafat Muhammad Iqbal Tentang Pendidikan dan Relevansinya Dengan Pembangunan Karakter Bagi Bangsa Indonesia" dengan Jurnal Internasional "Introduction: Philosophy of Science in Practice"

Perbandingan Buku "Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Ilmu Populer" Dengan Buku "Pengantar Filsafat Ilmu"