Review Jurnal Filsafat Internasional: New Perspectives on Agency in Early Modern Philosophy

Mata Kuliah : Filsafat Ilmu
Nama : Puput Puspita Ningrat
Nim : 203010702029
Jurusan : Ilmu Administrasi Negara/A

Review Jurnal Filsafat Internasional
Judul Jurnal : New Perspectives on Agency in Early Modern Philosophy
Jurnal : Internasional Journal of Philosophical Studies
Penulis : Ruth Boeker
Volume : vol. 27, No. 5, 625-630
Tahun : 2019
DOI : https://doi.org/10.1080/09672559.2019.1686809
Reviewer : Puput Puspita Ningrat (203010702029)
A. Pendahuluan
Topik yang dibahas dalam jurnal berjudul New Perspectives on Agency in Early Modern Philosophy karya dari Ruth Boeker ini apabila dikaji dan diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia maka akan memberikan kita pemahaman dari sisi filsafat baru. Jurnal ini bertujuan untuk menjelaskan perdebatan modern awal tentang agensi dan memulihkan kontribusi para filsuf yang pandangannya telah diabaikan secara luas atau tidak mendapat perhatian yang memadai. Selain itu, jurnal ini juga menyoroti kekayaan penjelasan modern awal tentang kebebasan dan hak pilihan serta berbagai cara filsuf modern mendekati topik tersebut. Sesi penjelasan diatas diharapkan dapat memberikan gambaran kepada kita tentang semua tentang betapa menariknya jurnal ini. Dan berikut dipaparkan bentuk review dari jurnal karya Ruth Boeker ini.

B. Isi Jurnal
Filsafat modern awal terlibat dalam perdebatan tentang agensi dan membahas pertanyaan-pertanyaan seperti berikut. Apa yang membuat kita menjadi agen? Apa yang dibutuhkan untuk menjadi seorang agen? Dalam arti apa gak pilihan mengandaikan kebebasan? Apa hambatan yang dihadapi anggota kelompok masyarakat tertindas ketika mereka berusaha mendapatkan kebebasan? Apa strategi untuk mengatasi kurangnya kebebasan? Pertanyaan-pertanyaan tersebut bisa dijawab dengan mengkaji pemikiran atau teori dari para filsuf yang dipaparkan dalam jurnal ini. Para filsuf yang dibahas dalam jurnal ini mendukung berbagai konsep kebebasan, yang mana pada gilirannya menginformasikan pemikiran mereka tentang hak pilihan.
Teori-teori yang dimaksud tersebut kebanyakan mereka tuangkan kedalam tulisan berupa artikel maupun makalah karya mereka. Tulisan-tulisan tersebut, seperti artikel 'Anne Conway dan Henry More on Freedom' karya Jonathan Head. Artikel Mathew Leisinger berjudul "The Inner Work of Liberty: Cudworth on Disire". Artikel Jullie Walsh "Gabriel Suchan, Froedom and The Natural Life". Metode pengabdian Elizabeth Berkeley Burnet. Konsep "Selfhood and Self Government in Women's Religious Writing of the Jacqueline Broad" karya Merry Astell yang kemudian disebut filosofi Astel. Filosofi Shaftesbury, pandangan Frankrut, serta konsep Daniel Scheneider.

C. Uraian dan Contoh
Jurnal ini menyoroti filsafat modern awal tentang kebebasan dan hak pilihan serta berbagai cara awal filsuf modern mendekati topik tersebut. Para filsuf yang dibahas dalam jurnal ini mendukung berbagai konsep kebebasan, yang mana pada gilirannya menginformasikan pemikiran mereka tentang hak pilihan. Salah satu cara yang memungkinkan kebebasan berdiri adalah untuk mengklaim bahwa itu paling baik dipahami sebagai tidak adanya campur tangan. Konsep kebebasan ini disebut "kebebasan negatif". Paksaan atau perbudakan akan menjadi pelanggan negatif. Para filsuf awal berusaha menyoroti topik mengenai kebebasan ini dengan saling mengkritisi.
Contoh perdebatan para filsuf modern awal mengenai kebebasan adalah tanggapan para filsuf mengenai teori Thomas Hobbes (1588-1679) tentang kebebasan negatif. Menurut Hobbes, seorang agen adalah bebas jika dan hanya jika mereka tidak dihalangi untuk melakukan apa yang mereka mau. Artinya, tidak ada campur tangan eksternal yang diperlukan untuk bebas. Pandangan Hobbes ini mendorong banyak tanggapan kritis oleh filsuf modern awal yang berdebat untuk penjelasan yang lebih kuat tentang kebebasan manusia. Salah satunya pada tulisan Cudworth tentang kehendak bebas (Leisinger 2019). Menurutnya sebagai manusia alternatif, kebebasan dapat dipahami sebagai ketidakhadiran dari dominasi yang sewenang-wenang. Konsep kebebasan ini juga disebut 'kebebasan republik'.

D. Analisis Kritis dan Solusi
Dalam jurnal dipaparkan banyak makalah, artikel serta konsep-konsep pemikiran para filsuf tentang kebebasan dalam filsafat modern awal. Salah satunya tulisan Jonathan Head dalam "Anne Conway dan Henry More on Freedom". Dalam tulisannya ini Jonathan memeriksa kisah Anne Conway tentang kebebasan ciptaan dan ilahi dan membandingkan dengan pandangan dari mentor filosofinya, Henry More. Dikatakan, bahwa Conway lebih setuju bahwa kebebasan ilahi tidak dapat meninggalkan ruang untuk ketidakpedulian. Dengan demikian, mereka menjauhkan diri dari tradisi teologis voluntaris. Mereka selanjutnya setuju bahwa manusia memiliki ketidakpedulian terhadap kehendak yang tidak dimiliki Tuhan dan menganggap ini penting untuk perkembangan moral. Berbeda dengan Henry More, menurut More hal ini tidak hanya terbatas pada manusia saja tetapi meluas ke semua mahluk ciptaan Tuhan.
Secara garis besar, jurnal ini membahas filsafat modern awal tentang kebebasan dan hak pilihan serta berbagai cara awal filsuf modern mendekati topik tersebut. Salah satu teori yang diangkat dalam jurnal adalah teori kebebasan negatif dan kebebasan republik ataupun sebaliknya. Begitupun tulisan dari Jonathan Head yang membahas konsep kebebasan dari Anne Conway dan Henry More yang berbeda, namun jika dipahami lebih lanjut akan diketahui bahwa keduanya memiliki hubungan saling melengkapi.

E. Opini Saya dan Kesimpulan
Secara garis besar, jurnal ini mengangkat dua tema sekaligus yang saling berhubungan di era filsafat modern awal. Pertama, memulihkan tulisan-tulisan tentang hak pilihan dan kebebasan yang telah tersebar luas dan diabaikan atau kurang diperhatikan, termasuk tulisan Anne Conway, Henry More, Raplh Cudworth, William King's, Gabriel Suchon, Elizabeth Berkeley Burnet, Mary Astell dan Anthony Ashley Cooper. Dan kedua, yaitu ingin mengungkapkan kekayaan perdebatan modern awal tentang hak  pilihan dan kebebasan. Maka secara keseluruhan dapat ditarik kesimpulan bahwa jurnal ini menawarkan perspektif atau pandangan baru pada perdebatan filsafat modern awal tentang agensi. Juga memberikan pemahaman baru tentang hak pilihan di masa modern awal filsafat.

F. Kepustakaan
Boeker, Ruth. (2019). New Perspectives on Agency in Early Modern Philosophy. Internasional Journal of Philosophical Studies, 5(27), 625-630

Postingan populer dari blog ini

Perbandingan Buku "Filsafat Ilmu (Kajian Filosofis Atas Sejarah dan Metodologi Ilmu Pengetahuan) Dengan Buku "Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Ilmu Populer"

Perbandingan Jurnal Nasional "Konsep Pemikiran Filsafat Muhammad Iqbal Tentang Pendidikan dan Relevansinya Dengan Pembangunan Karakter Bagi Bangsa Indonesia" dengan Jurnal Internasional "Introduction: Philosophy of Science in Practice"

Perbandingan Buku "Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Ilmu Populer" Dengan Buku "Pengantar Filsafat Ilmu"