Review Buku Filsafat Ilmu: Pengantar Filsafat Ilmu

Mata Kuliah : Filsafat Ilmu
Nama            : Puput Puspita Ningrat
Nim               : 203010702029
Jurusan        : Ilmu Administrasi Negara/A

Review Buku Filsafat Ilmu

A. Identitas Buku
Judul Buku   : Pengantar Filsafat Ilmu
Pengarang    : Suaedi
Penerbit        : IPB Press
Tahun Terbit : Januari 2016
Halaman       : 144 + 8 halaman Romawi

B. Sinopsis
Filsafat ilmu merupakan induk dari pengetahuan yang mendasari logika, bahasa dan matematika. Belajar filsafat pada umumnya menjadikan manusia lebih bijaksana. Bijaksana dalam artian memahami pemikiran yang ada di sisi mana pemikiran itu disimpulkan. Filsafat ilmu merupakan mata kuliah wajib bagi program Magister dan Doktor. Sedangkan bagi mahasiswa program sarjana, filsafat ilmu diperlukan agar lebih memiliki wawasan mendasar mengenai ilmu pengetahuan.

C. Isi Buku
Buku ini membahas secara spesifik mengenai materi-materi seputar filsafat yang terbagi menjadi 9 bab dengan beberapa sub-bab didalamnya. Bab I membahas mengenai sejarah filsafat. Sejarah kelahiran dan perkembangan filsafat tidak bisa dilepaskan dengan perkembangan (ilmu) pada pengetahuan yang muncul pada masa peradaban Yunani kuno. Karena periode filsafat Yunani merupakan periode sangat penting dalam peradaban manusia karena saat itu terjadi perubahan pola pikir manusia dari mitosentris menjadi logo-sentris.
Bab II menerangkan secara ringkas mengenai sumber ilmu pengetahuan. Sumber ilmu pengetahuan yaitu rasionalisme atau berpikir, empirisme atau pengalaman serta hubungan antara filsafat, agama dan budaya. Bab III membicarakan tentang filsafat ilmu dan pengetahuan. Dalam hal ini pengertian filsafat dapat ditinjau etimologi dan terminologi. Sedangkan ilmu berarti pengetahuan, adapun pengetahuan itu sendiri secara etimologi memiliki arti kepercayaan yang benar.
Pada bab IV membahas tentang perkembangan ilmu. Filsafat ilmu tidak lepas dari sejarah perkembangan ilmu karena landasan utama perkembangan ilmu adalah filsafat yang terdiri atas ontologi, epistemologi dana aksiologi. Rentang waktu revolusi ilmu berada pada ruang jaman Yunani hingga jaman kontemporer. Kemudian pada bab V dibahas mengenai kebenaran dan sikap ilmiah. Dalam kajian filsafat ilmu yang menjadi fokus utama adalah kebenaran empirik, kebenaran empirik sering disebut kebenaran ilmiah. Dalam mencari kebenaran ilmiah seorang ilmuwan dituntut untuk melakukan sikap ilmiah dalam melakukan tugas ilmiah. Sikap ilmiah meliputi sikap skeptis, sikap ingin tahu, sikap kritis, sikap terbuka, sikap objektif, sikap rela menghargai karya orang lain, sikap berani mempertahankan kebenaran dan sikap menjangkau kedepan. 
Agar dapat berpikir ilmiah, maka diperlukan adanya sarana ilmiah, untuk itu, pada bab VI dibahas mengenai sarana ilmiah yang terdiri dari bahasa, matematika, statiska, logika serta hubungan yang ada antar sarana ilmiah tersebut. Pada bab VII dibahas mengenai kajian bidang-bidang filsafat yang terdiri dari ontologi, epistemologi dan aksiologis.
Sedangkan pada bab VIII dibahas mengenai ilmu, teknologi dan seni. Teknologi adalah ilmu yang menyelidiki cara-cara kerja didalam teknik serta ilmu yang digunakan dalam pabrik dan industri. Dan seni adalah ahli membuat karya yang bermutu, dilihat dari segi kehalusannya, keindahannya dan lain sebagainya. Pengembangan ilmu, teknologi dan seni terjadi pada saat adanya akumulasi budaya yang berdasarkan pengembangan kebudayaan didalam kehidupan sosial.
Adapun pada bab IX yang juga merupakan bab penutup dibahas mengenai ilmu dalan strategi insani. Dijelaskan bahwa ilmuan adalah secara etimologi bermakna orang yang ahli atau banyak pengetahuannya mengenai suatu ilmu. Adapun hal yang perlu diperhatikan seorang ilmuwan adalah hubungan antara ilmu dengan moral, etika dan hal yang menjadi tanggung jawab ilmuan. Dan pelanggaran yang wajib dihindari ilmuwan adalah fabrikasi data dan plagiarisme.

D. Kelebihan dan Kekurangan Buku
Kelebihan buku ini adalah materi yang disampaikan terkesan lebih sederhana sehingga mudah dipahami terlebih untuk orang yang baru mengenal filsafat terkhususnya mahasiswa. Selain itu,  pada beberapa bab diakhir penjelasan diberikan kesimpulan maupun penutup sehingga lebih menegaskan informasi yang disampaikan penulis.
Kekurangan buku ini mungkin hanya karena kurangnya pemberian gambar, tabel maupun bahan sehingga menjadikannya agak kurang menarik. Selain itu, dalam buku ini tidak semua bab diberikan kesimpulan, dan juga pada buku tidak ada diberikan catatan kecil.

E. Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat saya ambil dari membaca buku ini adalah, bahwa buku Pengantar Filsafat Ilmu ini sangat relevan dan cocok untuk menjadi bahan bacaan dan pegangan bagi mahasiswa karena materi yang disampaikan lebih sederhana dan disesuaikan dengan perkembangan wawasan mahasiswa. Selain itu, struktur penyajiannya juga disesuaikan dengan pertemuan perkuliahan mahasiswa. Dengan demikian buku ini dapat membawa pembaca terkhususnya mahasiswa untuk dapat memahami dan mengkaji filsafat ilmu secara lebih luas. 



Postingan populer dari blog ini

Perbandingan Buku "Filsafat Ilmu (Kajian Filosofis Atas Sejarah dan Metodologi Ilmu Pengetahuan) Dengan Buku "Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Ilmu Populer"

Perbandingan Jurnal Nasional "Konsep Pemikiran Filsafat Muhammad Iqbal Tentang Pendidikan dan Relevansinya Dengan Pembangunan Karakter Bagi Bangsa Indonesia" dengan Jurnal Internasional "Introduction: Philosophy of Science in Practice"

Perbandingan Buku "Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Ilmu Populer" Dengan Buku "Pengantar Filsafat Ilmu"